Mahasiswa
merupakan tonggak perjuangan dimasyarakat kelak, baik masyarakat dalam cakupan
kecil yaitu lingkungan di sekitar tempat tinggalnya maupun masyarakat dalam
cakupan yang lebih luas lagi (bangsa dan negara). Oleh karena itu mahasiswa
sering disebut Agent Of Change. Terlebih lagi mahasiswa yang belajar di
institusi-institusi berlabel islam. Mereka diharapkan bisa menjadi aktor
pencerah dan mampu berperan penting ketika terjun di masyarakat.
Sebagai
mahasiswa muslim, kita dituntut untuk bisa membawa umat ke arah yang lebih
baik. Agar nantinya bisa tercipta masyarakat madani dan tegaknya peradaban
yang berkeadaban bukan malah peradaban yang berkebiadaban. Karena
memang, fenomena yang terjadi sekarang menunjukkan bahwa umat sedang merasakan haus
dalam spiritual.
Akhir-akhir
ini, banyak diantara mahasiswa yang menyalah gunakan peranannya. Mereka bukan
lagi sebagai tokoh-tokoh akademisi yang berkutat dalam kegiatan keilmuan.
Tetapi mereka lebih memilih kegiatan-kegiatan yang tidak jelas tujuan dan
arahnya. Nge-game, menghabiskan waktu buat nongkong bersama anggota gank-nya,
berhubungan dengan lawan jenis tanpa ada batasan, bahkan banyak terjadi
diantara mereka yang terjerumus ke dalam lembah hitam perzinaan (free sex).
Apakah ini yang disebut sebagai mahasiswa? Apa yang akan kita perbuat ketika kita
dihadapkan dengan berbagai problema di masyarakat kelak? Belum lagi
pertanggungjawaban kepada kedua orang tua yang dengan susah payah membiayai
kuliahnya? Lebih jauh lagi tanggung jawab dihadapan Allah?
Marilah
kita evaluasi diri kita masing-masing (kalau kita masih mengaku menjadi
mahasiswa muslim). Tentunya kita bukan dari golongan mereka yang bertindak
sesuaka hati tanpa hati-hati. Jangan sampai kita mengatas namakan makna ‘kebersamaan’
untuk melegitimasi setiap tindakan. Memang hidup butuh akan ‘kebersamaan’, tapi
yang perlu diingat adalah “tidak ada kebersamaan yang mengorbankan
‘pendidikan’.” Tidak ada kebersamaan jika waktu disia-siakan. Tidak ada
kebersamaan jika masa depan yang jadi taruhan. Wassalam.
Oleh:
Alex Nanang AS

No comments:
Post a Comment